Pada artikel kali ini akan membahas hal yang cukup general tidak seperti artikel sebelumnya yang membahas spesifik tentang suatu tools atau framework nah kali ini yang di bahas yaitu tentang versi PHP dan Alasan Kenapa Harus Segera Move On Dari PHP 5 ke PHP 7.


Sekedar mengingatkan sejarah terciptanya PHP Menurut wikipedia, Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.

Melihat kebelakang ketika PHP 5 pertama kali dirilis, versi ini adalah versi PHP pertama yang melahirkan banyak perubahan besar pada ekosistem PHP. Banyak sekali framework dan maupun tool pengembangan yang dirilis beberapa bulan setelah versi ini dirilis secara publik. Framework seperti Zend, Symfony, Prado, Cake, CodeIgniter, YII dan Laravel adalah sebagian dari banyak framework yang mengiringi perjalanan PHP 5 selama lebih dari satu dekade.

Tool dan library lain seperti PHPUnit, PHP Code Sniffer, Doctrine, Propel pun ikut meramaikan ekosistem PHP. Ketika awal kemunculannya, PHP 5 yang mengusung konsep OOP, belum mampu menjawab beberapa kebutuhan seperti belum adanya namespace , static type hinting , return type , closure dan masih banyak lagi.

Oleh karena ini, PHP terus berevolusi dan menambahkan fiturfitur tersebut sedikit demi sedikit disamping juga tetap memberikan perbaikan keamanan dan stabilitas. Hingga PHP 5.6 yaitu versi terakhir dari PHP 5, PHP telah memiliki beberapa fitur seperti namespace , array type hinting dan closure . Namun isu besar muncul pada PHP 5, yaitu masalah pada penggunaan memory yang boros serta waktu eksekusi yang lama.

Masalah tersebut sebenarnya telah dijawab oleh Facebook dengan membuat engine yang diberinama HHVM (Hip Hop Virtual Machine) yaitu mesin yang mampu merubah code PHP menjadi bytecode seperti pada Java, dan kemudian mengeksekusinya. HHVM sendiri selain men-support PHP, juga men-support Hacklang, sebuah bahasa pemrograman yang syntax-nya sangat mirip dengan PHP yang dikembangkan oleh Facebook.

Kemunculan HHVM sendiri sebenarnya memberikan keresahan bagi Zend selaku pengembang PHP. Hal ini karena, selain HHVM, Facebook juga mempromosikan bahasa pemrograman baru yaitu Hacklang yang memang diciptakan untuk “menyaingi” PHP dan berjalan dengan optimal pada HHVM. Oleh karena itu, Zend kemudian me-refactor Zend Engine agar bisa lebih baik dari HHVM. Setelah proses pengembangan yang cukup lama, pada Februari 2015 PHP 7 lahir sebagai The Next Generation of PHP.

Banyak sekali perombakan yang dilakukan oleh Zend terutama pada performa dan penggunaan memory yang lebih kecil. Selain itu, beberapa fitur ditambahkan untuk melengkapi fitur OOP yang ada di PHP seperti return type , static type hinting selain juga perbaikan beberapa fitur. Dan berikut adalah info grafis tentang fitur yang ada pada PHP 7.

PERBANDINGAN ANTARAN PHP 7 DENGAN PHP 5 DAN HHVM
Seperti yang sudah disebutkan diatas, PHP 7 memiliki banyak keunggulan terutama yang sangat menonjol adalah performa dan penggunaan memory yang lebih kecil. Perbaikan performa ini menjadikan PHP kembali memimpin dan mengungguli HHVM dari sisi waktu eksekusi dalam beberapa benchmark.