Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan cara merubah maximum execution time dengan .htaccess. Perlu teman-teman ketahui sebelumnya, maximum execution time adalah waktu tunggu proses selama berjalan di php. Dan untuk nilai default tersebut biasanya selama 30 detik, sedangkan untuk merubah dari nilai variable tersebut terletak didalam file php.ini yang ada di dalam folder php web server teman-teman. Karena waktu tunggu dalam melakukan proses tersebut dibatasi selama 30 detik, hal tersebut sering menjadi pemicu dari kegagalan-kegagalan saya dalam melakukan instalasi theme atau plugin cms WordPress. Karena setiap template atau Plugin tersebut memiliki space yang besar dan tentunya membutuhkan waktu tunggu selama proses berjalan yang cukup panjang. Maka tak heran bagi saya akan permasalahan tersebut dan saya perlu untuk mengubah maximum execution time tersebut menjadi lebih lama untuk proses tunggu nya. Dan tentunya untuk merubah nilai tersebut disini terdapat beberapa cara.

Teman-teman bisa merubahnya yang terletak didalam file php.ini yang terseimpan didalam folder php web server teman-teman. Namun pada penjelasan saya disini tidak merubahnya secara manual di dalam file php.ini tersebut, melainkan melalui file .htaccess yang tersimpan didalam folder project saya. Dan cara tersebut lebih praktis dan efisien, karena apabila suatu saat project yang saya buat dijalankan di web server orang lain, maka dengan sendirinya akan menyesuaikan dan tidak perlu lagi untuk merubah variable tersebut didalam file php.ini, karena cara tersebut sangat merepotkan. Untuk merubah nilai dari variable tersebut, kalian bisa ikuti tahapan-tahapan yang saya berikan dibawah ini.

Berikut Tapannya :

  • Teman-teman buat terlebih dahulu satu buah file yang sejajar di didalam folder project kalian dengan nama stsu dengan exstensi .htaccess
  • Jika sudah kalian buka file .htaccess tersebut dan masukan kode .htaccess dibawah ini :

  • keterangan : Untuk nilai 120, diaman nilai tersebut adalah nilai satuan detik dan bisa kalian sesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan kalian
  • Jika sudah save file .htaccess tersebut dan bisa langsung diuji untuk keperluan kalian masing-masing

Sampai disini penjelasan saya mengenai cara merubah maximum execution time dengan .htaccess, semoga bermanfaat.