Pointer memiliki banyak konsep tetapi mudah dan semuanya sangat penting untuk pemrograman Go. Dalam pemabahasan Fungsi Pointer Bahasa Pemrograman Golang, go mempunyai tiga Konsep. Konsep pointer berikut harus jelas bagi programmer Go

Go – Array of pointers

Sebelum kita memahami konsep array pointer, mari kita perhatikan contoh berikut, yang memanfaatkan array 3 integer –

Ketika kode di atas dikompilasi dan dieksekusi, ia menghasilkan hasil sebagai berikut –

Mungkin ada situasi ketika kita ingin mempertahankan array, yang dapat menyimpan pointer ke int atau string atau tipe data lain yang tersedia. Pernyataan berikut mendeklarasikan array pointer ke integer –

Ini menyatakan ptr sebagai array MAX integer pointer. Jadi, setiap elemen dalam ptr, sekarang memegang pointer ke nilai int. Contoh berikut menggunakan tiga bilangan bulat, yang akan disimpan dalam array pointer sebagai berikut –

Ketika kode di atas dikompilasi dan dieksekusi, ia menghasilkan hasil sebagai berikut –

Go – Pointer to pointer

Pointer to pointer adalah bentuk rantai pointer. Biasanya, pointer berisi alamat variabel. Ketika kita mendefinisikan sebuah pointer ke sebuah pointer, pointer pertama berisi alamat dari pointer kedua, yang menunjuk ke lokasi yang berisi nilai aktual seperti yang ditunjukkan di bawah ini.

Fungsi Pointer Bahasa Pemrograman Golang Part 3

Variabel yang merupakan pointer ke pointer harus dinyatakan seperti itu. Ini dilakukan dengan menempatkan tanda bintang tambahan di depan namanya. Sebagai contoh, pernyataan berikut menyatakan pointer ke pointer dari tipe int –

Ketika nilai target secara tidak langsung ditunjukkan oleh pointer ke pointer, mengakses nilai tersebut mengharuskan operator tanda bintang diterapkan dua kali, seperti yang ditunjukkan dalam contoh berikut –

Ketika kode di atas dikompilasi dan dieksekusi, ia menghasilkan hasil sebagai berikut –

Go – Passing pointers to functions

Bahasa pemrograman Go memungkinkan Anda untuk melewatkan sebuah pointer ke suatu fungsi. Untuk melakukannya, cukup mendeklarasikan parameter fungsi sebagai tipe pointer.

Dalam contoh berikut, kami meneruskan dua petunjuk ke suatu fungsi dan mengubah nilai di dalam fungsi yang mencerminkan kembali pada fungsi panggilan –

Ketika kode di atas dikompilasi dan dieksekusi, ia menghasilkan hasil sebagai berikut –

Oke itulah tadi pembahasan saya tentangFungsi Pointer Bahasa Pemrograman Golang Part 3, semoga bermanfaat.