Pada tutorial kali ini kita akan belajar Mengenal Variable Scope, Global, dan Static Pada PHP, di dalam pemograman PHP terdapat beberapa jenis variable diantaranya yaitu variable scope, variable scope (ruang lingkup variable) merupakan jangkauan kode program dimana perintah program dapat mengakses sebuah variable. Nah jika variable tersebut terdapat di dalam sebuah fungsi maka variable yang terdapat di dalam fungsi tersebut belum tentu bisa diakses diluar fungsi tersebut.

Cttn : Jika variable yang didefenisikan di dalam sebuah fungsi, secara default tidak dapat diakses oleh kode program di luar fungsi tersebut, dan begitu juga sebaliknya, jika variable yang di defenisikan diluar fungsi maka tidak dapat diakses dari dalam fungsi.

Berikut kita akan membuat sebuah contoh sederhana untuk variable Scope di dalam fungsi PHP seperti dibawah ini :

 

Pada script diatas jika kita jalankan pada browser maka hasilnya akan terlihat pesan error seperti dibawah ini :

Mengenal Variable Scope, Global, dan Static Pada PHP

Pesan error tersebut disebabkan karena variable $data dan $isi berada dalam function data() yang merupakan variable yang berbeda dengan variable $data yang berada di luar fungsi. Jangkauan variable $data dan $isi hanya berada di dalam fungsi.

Selanjutnya variable Global, variable jenis ini dapat ditulis diluar function, dan hanya dapat diakses dari luar juga dengan kata lain variable global ini tidak dapat diakses di dalam function, untuk contoh sederhananya seperti dibawah ini :

Jika kita jalankan pada browser maka akan terlihat hasilnya seperti di bawah ini :

Mengenal Variable Scope, Global, dan Static Pada PHP

Berikutnya variable static, variable static merupakan sebuah variable yang mempertahankan nilai pada setiap fungsi, dan biasanya fungsi ini di gunakan jika kita ingin menghitung berapa kali sebuah fungsi dipanggil, dan ketika function selesai dijalankan, maka semua variable yang terdapat di dalamnya akan terhapus, namun jika kita ingin variable tersebut tidak dihapus dan di gunakan secara terus menerus maka kita dapat menggunakan variable static ini.

Untuk contoh sederhananya yaitu  seperti dibawah ini :

Jika kita jalankan pada browser maka akan terlihat hasilnya seperti dibawah ini :

Mengenal Variable Scope, Global, dan Static Pada PHP

Oke teman-teman itulah tutorial kita tentang Mengenal Variable Scope, Global, dan Static Pada PHP.

Semoga bermanfaat.

Terima kasih.