Library adalah suatu skrip pada codeigniter yang dapat dipakai  untuk membantu mengerjakan tugas tertentu, seperti halnya  helper. Bedanya, library merupakan file yang berisi class – class, sedangkan helper berupa fungsi – fungsi biasa. Pada Codeigniter memiliki beberapa native library yaitu library asli bawaan codeigniter. Diantaranya Core library dan regular library namun pada pembahasan kali ini saya hanya akan membahas tentang Core library saja.

Core library adalah library – library yang sangat vital bagi Codeigniter. Library – library minimum yang harus di jalankan codeigniter untuk menjadi suatu framework. Semua library yang termasuk kategory core library secara otomatis akan dipangil ketika Codeigniter  dijalankan. Sehingga tidak perlu memanggilnya terlebih dahulu sebelum menggunkannya.

Contoh penngunaan Core library adalah beberapa perintah berikut ini, dan Anda sudah melakukannya pada bab – bab sebelumnya:

  1. $this->load->model();
  2. $his->load->helper();

Kedua perintah di atas adalah contoh penggunaan library Loader, yang fungsinya untuk me-load (memanggil) resource pada codeigniter.

Demikian  juga pada peritah – perintah berikut:

  1. $this->input->post();
  2. $this->input->get();

Kedua perintah di atas adalah contoh pemakaian library Input , gunanya untuk mendapatkan input dari $_GET atau $_POST. Sedangkan library – library lain meskipun kita jarang menuliskan perintah yang berhubungan langsung dengan library tersebut, namun library – library tersebut bekerja di belakang layar.

Misalnya ketika URL yang kita ketik pada browser tidak sesuai dengan controller. Maka akan muncul pesan kesalahan bahwa halaman tidak ditemukan. itu adalah  hasil kerja dari library Exception. Ketika kita melakukan query pada suatu tabel yang belum dibuat, maka juga muncul error. Itu juga hasil kerja library Exception. Ketika kita mengikuti URL pada browser, maka library Route yang akan menentukan controller mana yang akan dijalankan. Demekian juga ketika kita mengatur  seting pada config.php, maka nilai – nilai pada file konfigurasi tersebut sebenarnya akan di olah oleh library Config, dan sebagainya. Jadi, kebanyakan  core library akan bekerja dibelakang layar.

Oke sahabat dumenity itulah tadi penjelasan saya tentang Menggunakan Core Library Codeigniter semoga bermanfaat.