Pada tutorial kali ini anda akan mengenal apa itu Framework Symfony Dan Beberapa keunggulannya .

Pada beberapa tahun terakhir belakangan ini nama FRAMEWORK semakin terkenal dan populer di kalangan developer local (dalam negeri), banyak dari mereka yang sudah mulai meninggalkan Pure PHP atau yang biasa di sebut  PHP Native.

 

Sudah banyak sekali framework untuk PHP yang bisa kita pilih mulai dari Codeigniter, laravel, Yii framework, Symfony, Zend framework Dll,…

secara pribadi saya merekomendasikan salah satu framework terbaik yang pernah tercipta di dunia ini, yaitu Symfony. 🙂

pertanyaannya kenapa harus symfony ?

berikut adalah penjelasannya.

 

Symfony adalah salah satu dari banyak framework yang ditulis dalam bahasa PHP. Selain symfony ada juga CodeIgniter, YII, Cake, Laravel, Slim, Silex dan lain sebagainya. Symfony pertama kali diperkenalkan pada tahun 2005 oleh Fabien Potencier, seorang programmer asal Perancis serta pendiri SensioLabs.

Saat ini, Symfony telah diadopsi dan digunakan oleh banyak perusahaan maupun project open source diantaranya EzPublish, Drupal, Joomla, Magento, Laravel, Composer, dan masih banyak lagi lainnya.

Symfony dimaintain oleh lebih dari 1.500 developer pada core component dan lebih dari 1.100 developer pada dokumentasi serta lebih dari 10.000 third party bundle yang siap digunakan dalam project Symfony Anda.

Saat ini, Symfony telah di-download lebih dari 12.500.000 kali hanya untuk versi 2 keatas sehingga merupakan pilihan yang tepat menggunakan Symfony sebagai solusi dari kebutuhan Sistem Anda.

 

a. Reputasi

Dengan lebih dari 12 juta download, reputasi Symfony tidak perlu diragukan lagi. Terlebih sebagai sebuah framework, Symfony telah bertahan lebih dari 10 tahun serta menjadi pondasi banyak project lain, sehingga tidak ada yang perlu diragukan lagi bahwa Symfony adalah framework dengan reputasi yang baik.

b. Standar tinggi

Banyaknya component Symfony yang digunakan oleh project lain menunjukkan bagaimana kualitas dari Symfony itu sendiri. Symfony disusun mengikuti kaidah (standard) yang disepakati oleh komunitas PHP diseluruh dunia yaitu PSR (PHP Standard Recommendations) sehingga untuk kualitas code, Symfony tidak perlu diragukan.

c. Support banyak database

Untuk koneksi database, Symfony menggunakan Doctrine sebagai provider-nya. Doctrine sendiri adalah Database Library yang mendukung banyak data storage baik itu RDMS seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle, Ms SQL, SQLite, dan MariaDB maupun NoSQL database seperti MongoDB, CouchDB dan PHPCR (PHP Content Repository).

Dengan dukungan database yang banyak tersebut, Symfony sangat mudah diimplementasikan untuk Enterprise yang memiliki multiple data storage. Bahkan dengan Symfony, Anda akan lebih mudah mengaplikasikan konsep Polyglot pada aplikasi Anda.

d. Third party melimpah

Dengan lebih dari 10.000 third party bundle, Anda akan sangat dimanjakan ketika membangun aplikasi karena apa yang Anda butuhkan hampir semuanya telah di-support oleh komunitas. Berikut adalah beberapa bundle yang bisa menjadi referensi ketika Anda membangun aplikasi.

 

oke itulah beberapa kelebihan yang bisa saya berikan semoga bisa menjadi refrensi anda yang ingin memulai pindah belajar atau yang ingin pindah dari framework yang lainya.