Pada artikel kali ini saya akan memeberikan materi tentang framework laravel kembali, yaitu kali ini membahas tentang Validation Rule Yang Sering Di Gunakan DI Laravel Bagian 1 .

 


Setiap aplikasi yang kita buat jika aplikasi tersebut memiliki fitur untuk user menginput sesuatu dari segi client yang nantinya akan di proes oleh server, maka perlu adanya validasi.

Apa tujuan sebenarnya dari validasi ?

Validasi memiliki tujuan untuk meberikan benteng terhadap aplikasi kita dari segala inputan yang tidak sesuai dengan kebutuhan aplikasi. misal user harus menginputkan email maka valiadasi bertindak sebagai pem-filter inputan agar user benar-benar menginputkan data berupa email.

Nah di laravel sudah banyaak sekali validator yang bisa di gunakan untuk menunjang pembuatan website kita, saya akan bahas ke dalam beberapa artikel karena culup banyak.

1. Required
Kolom inputan di bawah validasi ini harus memiliki nilai dan tidak boleh kosong, Sebuah kolom inputan akan di nyatakan “kosong” jika inputant tersebut memiliki kondisi true dari beberapa kondisi di bawah ini :

  • Value adalah null.
  • Value adalah sebuah string yang kosong.
  • Value iadalah sebuah empty array atau empty Countable object.
  • Value adalah sebuah uploaded file dengan tidak ada path-nya.

2. email
Kolom inputan di bawah validasi ini harus memiliki nilai atau value berupa data berformat email, misal bayu@gmail.com

3. image
File di bawah validasi ini haruslah sebuah gambar yang memiliki format berikut (jpeg, png, bmp, gif, or svg)

4. integer
Kolom di bawah validasi ini harus berupua integer.

5.size
Kolom validasi harus memiliki ukuran yang sesuai dengan nilai yang diberikan. Untuk data string, nilai sesuai dengan jumlah karakter. Untuk data numerik, nilai sesuai dengan nilai integer yang diberikan. Untuk sebuah array, ukuran sesuai dengan jumlah array. Untuk file, ukuran sesuai dengan ukuran file dalam kilobyte.

Baiklah untuk artikel ini cukup dampai di sini dulu, kita lanjut di artikel selajutnya