Setelah kita memahami beberapa struktur folder pada materi sebelumnya selanjutnya kita juga akan memahami struktur folder berikutnya yaitu :

  • public/js dan public /css  

Setiap web aplikasi pasti membutuhkan javascript dan css. Nah di folder inilah yang nantinya berisikan berbagai file js dan css ditempatkan. Selain file js dan css, temen-temen juga bisa menyimpan berbagai gambar di sub folder ini.

  • resource/assets

Jika kita menggunakan Laravel Mix, file – file yang perlu di compile harus di letakkan di folder ini. Jadi nanti semua file yang ada di sub folder ini akan di compile oleh Laravel Mix yang kemudian akan di letakkan di folder public ketika selesai di kompilasi. Bagi pengguna VueJS, folder ini akan sering diakses untuk menempatkan file component (.vue)

  • resource/views

Folder view berfungsi untuk menyimpan semua file yang berhubungan dengan view (blade.php) yang nantinya akan di tampilkan pada browser.

  • routes

Folder ini berisi file routing, yang mana route itu sendiri bisa diartikan sebagai sebuah jalur yang meneruskan request ke controller yang dituju. Selain itu, untuk membuat API routes juga diletakkan disini.

  • storage

File ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan dari proses yang terjadi di Laravel. Contohnya untuk menempatkan file backup Laravel, atau bisa juga sebagai tempat backup database, sebagai tempat menyimpan file logs error di Laravel dan yang terakhir berfungsi sebagai tempat index yang berasal dari bentukan Laravel Scout.

  • tests

Di dalam folder ini tersimpan data-data yang diperlukan untuk unit testing. Laravel sudah mem-bundle package nya dengan PHPUnit yang memudahkan para developer untuk mengembangkan aplikasi berbasis automated testing maupun TDD (Test-Driven Development).

  • vendor

Folder ini berisi seluruh file file composer package untuk mendukung development web di Laravel.

Dari folder diatas untuk membuat sebuah model pada laravel kita dapat mengetikan pada terminalnya

$ php artisan make:model NamaModel

Maka file model akan diletakkan di folder app. Jadi untuk file model akan diletakan pada folder app. Sebagai contoh kita akan membuat sebuah model dengan nama Student, maka file tersebut akan dibuat dan di tempatkan pada app/Student.

Oke teman-teman itulah pembahasan kita tentang Memahami Struktur Folder Pada Laravel.

Semoga bermanfaat.

Terima kasih.

WhatsApp chat