Halo teman teman pada tutorial kali ini kita akan belajar mengenai Cara Penggunaan Static Method dan Static Property pada OOP Sebelum kita masuk ke pembahasan lebih lanjut saya akan menjelaskan terlebih dahulu tentang static tersebut.
Static merupakan sebuah keyword yang digunakan agar method dan property dapat dijalankan secara langsung dari sebuah Class tanpa harus menggunakan instansiasi object, yaitu sebuah class yang dirubah menjadi sebuah object, mungkin pada tutorial sebelumnya kita menjalankan sebuah method atau property dari dalam Class kita harus terlebih dahulu membuat objectnya, nah untuk static method dan property kita dapat langsung menjalankannya.
Oke biar teman teman lebih paham lagi kita langsung saja masuk ke study case tentang Cara Penggunaan Static Method dan Static Property pada OOP, silahkan teman-teman perhatikan pada script yang terdapat dibawah ini merupakan contoh untuk static method dan static property, teman-teman bisa menyimpan script dibawah ini dengan nama laptop.php
|
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 |
<?php class laptop { // static Property public static $harga; public static $laba; // static method public static function beli(){ return "Thoshiba"; } // Mengakses Property dan method pada class sendiri public static function jual(){ return "Laba :".self::$laba." - Nama Laptop ".self::beli(); } } // Set static property laptop::$harga='5.500.000'; laptop::$laba='200.000'; // menampilkan static property echo "Harga Jual: Rp".laptop::$harga; echo "<br>"; echo laptop::beli(); echo "<br>"; // menampilkan static method dengan menggunakan seft echo laptop::jual(); ?> |
Jika kita jalan kan pada browser maka hasilnya akan terlihat seperti dibawah ini.
Nah pada script yang terdapat di atas kita dapat melihat  nama static property dan static method, pada script tersebut
// static Property
       public static $harga;
       public static $laba;
script yang telah kita buat ditas merupakan sebuah static property, sedangkan untuk static method seperti dibawah ini,
// static method
       public static function beli(){
           return “Thoshiba”;
       }
Dan untuk mengakses static method tersebut kita menggunakan keyword self yang terdapat pada method static, yaitu berfungsi untuk mengakses method static didalam class, seperti script yang telah kita buat di atas
Untuk kasus yang berikutnya biar teman-teman lebih paham lagi silahkan teman-teman simpan script dibawah ini dengan nama mobil.php
|
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 |
<?php class mobil { // static property public static $namamobil; public static $jenismobil; public static $warnamobil; // static method menggunkan Setter dan Getter // Setter public static function setNama($kendaraan){ self::$namamobil = $kendaraan; } public static function setJenis($kendaraan){ self::$jenismobil = $kendaraan; } public static function setWarna($kendaraan){ self::$warnamobil = $kendaraan; } // Getter public static function getNama(){ return self::$namamobil; } public static function getJenis(){ return self::$jenismobil; } public static function getWarna(){ return self::$warnamobil; } } // Set static property mobil::setNama("avanza"); mobil::setJenis("Roda Empat"); mobil::setWarna("Hitam"); // menampilkan static property echo "Merk Mobil :" .mobil::getNama(); echo "<br>"; echo "Jenis Kendaraan :" .mobil::getJenis(); echo "<br>"; echo "Warna Mobil :" .mobil::getWarna(); ?> |
Jika kita jalan kan pada browser maka akan terlihat hasilnya seperti dibawah ini.
Bagai mana teman-teman cukup mudah bukan Cara Penggunaan Static Method dan Static Property pada OOP-nya, cukup sekian dulu tutorial saya kali ini tentang Cara Penggunaan Static Method dan Static Property pada OOP semoga bermanfaat.
Terimakasih.

