Halo teman teman pada tutorial kali ini saya akan menjelaskan tentang Fungsi Setter dan Getter pada OOP, didalam pembahasan kali ini kita akan membuat fungsi setter dan getter, yang pertama kita akan bahas terlebih dahulu tentang setter, setter berfungsi untuk men-set atau mengatur sebuah nilai didalam sebuah attribute, sedangkan getter berfungsi untuk mendapatkan sebuah value atau nilai dari attribute yang terdapat pada setter.
Nah biar teman teman lebih paham lagi kita akan masuk ke study casenya tentang Fungsi Setter dan Getter pada OOP, sekarang silahkan teman teman buat script seperti dibawah ini, dengan nama class kendaraan, dan kemudian silahkan di save as dengan nama kendaraan.php
|
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 |
<?php class kendaraan { private $nama; private $warna; private $jenis; private $keterangan; // method untuk setter public function setnama($a){ $this->nama = $a; } public function setwarna($a){ $this->warna = $a; } public function setjenis($a){ $this->jenis = $a; } public function setketerangan($a){ $this->keterangan = $a; } // method untuk getter public function getnama() { return $this->nama; } public function getwarna() { return $this->warna; } public function getjenis() { return $this->jenis; } public function getketerangan() { return $this->keterangan; } } // proses instansiasi object // buat sebuah object kendaraan $kendaraan = new kendaraan; // masukan sebuah nama didalam method setter $kendaraan->setnama("Mobil"); $kendaraan->setwarna("Merah"); $kendaraan->setjenis("roda empat"); $kendaraan->setketerangan("mobil perlu dilakukan pengecekan"); // menampilkan nama yang telah di set diatas echo "Nama Kendaraan : <b>".$kendaraan->getnama()."</b> <br>"; echo "Warna Kendaraan : <b>".$kendaraan->getwarna()."</b> <br>"; echo "Jenis Kendaraan : <b>".$kendaraan->getjenis()."</b> <br>"; echo "Keterangan Kendaraan : <b>".$kendaraan->getketerangan()."</b> <br>"; ?> |
Jika kita jalankan pada browser maka akan terlihat hasilnya seperti di bawah ini
Pada script seperti dibawah ini yang telah kita buat di atas yaitu berfungsi sebagai setter yang fungsinya untuk meng-set atau mengatur nilai yang terdapat pada sebuah atribut yang terlihat seperti script dibawah ini.
|
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 |
// method untuk setter public function setnama($a){ $this->nama = $a; } public function setwarna($a){ $this->warna = $a; } public function setjenis($a){ $this->jenis = $a; } public function setketerangan($a){ $this->keterangan = $a; } |
Pada script yang terdapat dibawah ini, berfungsi sebagai getter yaitu untuk mendapatkan sebuah value atau nilai pada atribut setter.
|
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 |
// method untuk getter public function getnama() { return $this->nama; } public function getwarna() { return $this->warna; } public function getjenis() { return $this->jenis; } public function getketerangan() { return $this->keterangan; } |
Oke teman teman cukup sekian dulu tutorial saya kali ini tentang Fungsi Setter dan Getter pada OOP, semoga bermanfaat.
Terimakasih.
