Pseudocode merupakan bagian dari algoritma yang bertujuan untuk memahami alur dari suatu program, pseudocode juga termasuk bagian dari algoritma, dimana ada tiga algoritma dalam pemrograman yang biasa digunakan yaitu natural, pseudocode, dan flowchart.

Namun pada tutorial kali ini kami kursus web programming jakarta akan membahas bagian dari algorima salah satunya yaitu pseudocode, jadi pseudocode ini bisa diartikan sebuah deskripsi tungkat tinggi atau ringkasan dari algoritma pemrograman computer yang menggunakan konveksi structural dalam bahasa pemograman, dan juga hasil dari algoritma tersebut ditampilkan supaya lebih mudah untuk dibaca oleh manusia dan bukan untuk mesin.

Pseudocode berisikan kode yang mirip dengan pemrograman yang sebenarnya, karena pseudocode merupakan gabungan dari kata pseudo yang artinya imigrasi, menyerupai, atau mirip dengan bahasa dari pemograman.

Pada pseudocode tidak memiliki aturan baku dalam penulisannya, dan bahasa yang digunakan berbasis pada bahasa pemrograman yang digunakan seperti Pascal, C++, Basic, dan bahasa lainnya. Mau tahu lebih lanjut yuk ikuti terus artikel dari kami kursus web programming jakarta.

Fungsi dari pseudocode yaitu :

  • Mempermudah penggunaan dalam memahami dan memperjelas cara menyelesaikan sesuatu masalah
  • Sebagai alat dokumentasi
  • Membantu penggunanya dalam menuliskan suatu algoritma yang dibuatnya.
  • Mudah karena tidak bergantung pada suatu system tertentu dan juga spek dari pseudocode termasuk lebih ringkas, karena prinsip dari algoritma yaitu harus lebih ringkas sehingga lebih mudah untuk di pahami.

Struktur dari pseudocode

Pada pseudocode terdapat tiga struktur utama yaitu :

  • Judul (berisikan judul dari algoritma yang buat)

Pada bagian ini pada bagian judul diawali dengan kata “program” atau “algoritma” kemudian di ikuti dengan nama program yang akan dibuat sebagai contoh yaitu : program menghitung luas suatu lingkaran ataupun program menghitung gaji karyawan.

  • Deskripsi (berisikan deklarasi variable dan konstanta)

Pada bagian deskripsi ini kita dapat menuliskan semua variable yang diinisialkan didalam suatu program, untuk penggunaan variable biasanya di tulis dengan kata kunci “var” yang di ikuti dengan nama variable dan type data yang digunakan.

  • Implementasi atau isi (berisikan inti dari algoritma pemograman)

Pada bagian ini merupakan bagian utama suatu program dimana terdiri dari perintah program terstruktur baik berupa kondisional (if, else), perulangan (for, while, dan lainnya).

Contoh algoritma dalam bentuk pseudocode

Pada bagian ini kita akan membuat sebuah algoritma dari pseudocode untuk menghitung luas persegi panjang seperti dibawah ini :

Rumus persegi panjang yaitu, panjang (p) x lebar (l) jika diketahui :

panjang = 6;

 lebar = 2;

 maka bentuk pemrograman dari pseudocodenya yaitu :

oke teman-teman itulah pembahasan kita tentang Mengenal Apa Yang Dimaksud Dengan Pseudocode mau informasi lebih banyak silahkan ikuti artikel di tempat kami yah kursus web programming jakarta.

Semoga bermanfaat.

Terima kasih.

WhatsApp chat